Wakaf Al-Qur’an 1000 Bulan

Bergegaslah, Ramadan sedang berlari meninggalkan kita !

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Tentu sudah sangat familiar hadits-hadits shahih yang mengisyaratkan bahwa lailatul qadar hanya terdapat di salah satu hari diantara 10 hari terakhir Ramadan (‘Asyrul Awakhir), dan beberapa saat lagi kita akan memulai malam pertama di ‘Asyrul Awakhir tersebut.

Kita mesti bertanya pada setiap diri kita, sudah seoptimal apa kita mengisi hari-hari terbaik di Bulan Ramadan ini, yang mana di bulan ini Allah penuhi dengan keberlimpahan ampunan, keberkahan, dan keutamaan-keutamaan lainnya.

Apakah kita sudah merasa cukup, dan atau bahkan (na’udzu billah) kita termasuk orang-orang yang celaka sebagaimana disebutkan Rasuulullah dalam hadits :

رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ – أَوْ بَعُدَ – دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni.” [HR. Ahmad, shahih]

Sebagaimana para orang-orang shalih terdahulu, orang-orang beriman membagi waktu (seperti juga hidup) ke dalam waktu dunia dan waktu akhirat. 2 sistem waktu yang berbeda. Waktu dunia adalah waktu kerja / beramal. Waktu akhirat adalah waktu pertanggungjawaban dan pembalasan atas nilai waktu kerja kita di dunia.

Sebagai sumber daya, waktu bersifat sangat terbatas, orang-orang produktif pasti selalu merasa bahwa waktu mereka terlalu sedikit dibanding rencana amal mereka. Umat Nabi Muhammad S.A.W. juga mempunyai umur masa kerja yang jauh lebih pendek dari umat-umat terdahulu, untuk sebuah hikmah Ilahiyah yang kita tidak tahu. Perlu ada ikhtiar yang kita lakukan untuk mengatasi keterbatasan itu.

Untuk itulah, salah satunya, Islam memperkenalkan makna efesiensi melalui konsep penggandaan atas ikhtiar amal yang kita lakukan. Momentum lailatul qadar merupakan salah satu fasilitas dari Allah kepada para hambaNya untuk kemudian melipatgandakan nilai ibadah yang dikerjakan saat 10 hari terakhir Ramadan.

Sebagaimana kita ketahui, di 10 malam terakhir Ramadan, ada malam yang lebih baik dari 1000 bulan (1000 bulan = lebih dari 83 tahun = lebih dari 30.000 hari). Maka berarti :

  1. Ketika kita sholat sunnah 2 rakaat pada malam lailatul qadar, setara dengan 2 rakaat x 30.000 hari = 60.000 rakaat di hari biasa, bahkan lebih sesuai dengan yang Allah kehendaki !
  2. Ketika membaca 1 juz Al-Qur’an pada malam lailatul qadar, setara dengan 1 juz x 30.000 hari = 30.000 juz di hari biasa, bahkan lebih sesuai dengan yang Allah kehendaki !
  3. Ketika berwakafsebesar Rp. 100.000,- pada malam lailatul qadar, setara dengan Rp. 100.000,- x 30.000 hari = Rp. 3.000.000.000,-, bahkan lebih sesuai dengan yang Allah kehendaki ! Terlebih pahala mewakafkan Al-Qur’an ini akan dilipatgandakan ketika para penerima manfaat membaca, mempelajari, mengamalkan, dan mengajarkan Al-Qur’an dengan Al-Qur’an yang kita wakafkan, Subhaanallah.

Wakaf Al-Qur’an Seribu Bulan

Wakaf Al-Qur’an Seribu Bulan merupakan program berburu lailatul qadar dengan menunaikan sedekah jariyah (wakaf) untuk program wakaf yang diniatkan untuk Wakaf Al-qur’an dan pembinaannya ke pelosok negeri yang dilakukan rutin setiap malam di 10 hari terakhir Ramadan.

Mekanisme mengikuti Program ini :

  1. Setiap malam niatkan berwakaf untuk Program Wakaf Al-Qur’an & Pembinaan Pelosok Negeri. Cukup dengan berwakaf Rp. 100.000,- / paket, termasuk didalamnya 1 unit mushaf Al-Qur’an, operasional distribusi dan pengelolaan, serta pembinaan pengajaran Al-Qur’an pelosok negeri yang bekerjasama dengan Badan Wakaf A-Qur’an (BWA) https://bit.ly/wakafquran_pelosoknegeri
  2. Tunaikan Wakaf Qur’an Pelosok Negeri setiap malam di 10 hari terakhir
  3. Lembaga Wakaf Nurul Taqwa (LWNT) bekerjasama dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) akan menyalurkan wakaf tersebut ke pelosok negeri.

Yuk, tunggu apalagi ! Tunaikan segera wakaf Al-Qur’an terbaik kita! Wakaf dapat ditunaikan dengan cara :

1. Transfer ke Rekening Bank Syari’ah Indonesia (BSI ex BSM) No. Rek. 3331002002 a.n. Lembaga Wakaf Nurul Taqwa dengan kode unik 001, misal Rp. 100.001 (everyone can wakaf, bisa berwakaf dengan nominal berapapun, tanpa nominal minimum)

2. Donasi via IMkas, buka menu Donasi lalu pilih Program Wakaf Al-Qur’an Pelosok Negeri

Selain berwakaf untuk Program Wakaf Al-Qur’an Pelosok Negeri, Sahabat dapat juga menunaikan wakaf untuk program lainnya yaitu :

Wakaf Tunai ProduktifBSI (ex BSM) 7771110171 a.n. LWNT
Wakaf Sarana-Prasarana MNTBSI (ex BSM) 5551002006 a.n. LWNT
Wakaf Al-Qur’an Pelosok NegeriBSI (ex BSM) 3331002002 a.n. LWNT – Kode 001
Wakaf Sumur PalestinaBSI (ex BSM) 3331002002 a.n. LWNT – Kode 002
Wakaf Sumur Pelosok NegeriBSI (ex BSM) 3331002002 a.n. LWNT – Kode 003
Wakaf Masjid Pelosok NegeriBSI (ex BSM) 3331002002 a.n. LWNT – Kode 004

Informasi dan Konfirmasi Donasi Wakaf : https://wa.me/628558121121

Note : Panitia Ramadan SKI Indosat menyediakan reward menarik berupa 30 kaos Islami exclusive bagi yang berwakaf minimal Rp. 100.000,- selama 10 hari (10 malam), first in first serve.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *